Seni Patah Hati.

Beberapa hari ini saya melihat ada hal menarik di Path saya, salah seorang teman sering memakai lagu-lagu galau sebagai postingan now listeningnya, dengan bermodalkan sok tahu level master Limbad ngisi khotbah saya simpulkan teman saya itu sedang patah hati, eh ternyata bener! Karena saat saya lihat Instagramnya dia baru saja mengakhiri hubungan dengan kekasihnya.

Kalau mau melanjutkan ghibah sih sebenarnya saya bisa kasih tahu siapa teman saya itu, tapi janganlah... Selain kamu toh tidak kenal juga kasihan dia, orang patah hati harusnya dihibur, sayang saya sekarang sedang di Taiwan, andai saya di Indonesia pasti sudah saya hibur dia dengan kebolehan saya mengigau sambil tadarus.

Ngomong-ngomong patah hati nih, saya jelas pernah mengalaminya, tapi saya lebih suka menyebut patah hati adalah salah satu fase yang nyatanya sama seperti jatuh cinta, karena sama-sama bisa dinikmati.

Kamu mungkin bingung apa maksud saya patah hati bisa dinikmati.

Begini Rudolfo, jika dipersentasekan, berapa banyak sih orang yang menyukai patah hati? Pasti jauh lebih sedikit ketimbang jatuh cinta, bukan? Tapi nyatanya fase patah hati itu adalah seni, kamu tidak harus mengerti kenapa bisa terjadi meskipun nyatanya kamu bisa menikmati diam di kamar selama berhari-hari, melamun, bahkan menangis hanya untuk fase menyebalkan ini.

Intinya, patah hati itu jangan dihindari, tapi dinikmati sampai dirimu bosan hingga akhirnya merasa cukup untuk mengakhirinya dan semuanya kembali menjadi seperti biasa.

Sayapun begitu, saat patah hati hal yang membuat saya nyaman dan bisa menikmatinya adalah dengan mendengarkan musik, sebuah lagu bisa saya putar berulang kali sampai bosan, setidaknya hal itu bisa membuat saya lebih baik ketimbang tidak saya lakukan.

Sumber : Instagram @komikazer


Nah, oleh karena itu kali ini saya ingin membagi beberapa lagu yang pernah saya dengarkan ketika ketika saya di fase ini, lagu-lagu ini sengaja saya pilih dari musisi Indonesia, karena kalau lagu dari musisi luar pastinya kamu sudah banyak yang tahu.
Semua lagu ini subjektivitas saya, genre pun beragam, tinggal kamu dengar mana yang paling cocok dengan seleramu, siapa tahu bisa jadi alternatif kalau kelak kamu patah hati.


 Langsung saja ya?

Bismillah,
 
Inilah lagu-lagu patah hati paling yahud versi Mamang Ayub :

1.  ((AUMAN)) - BrokenHardRock

((AUMAN)) adalah salah satu band heavy metal terbaik yang pernah dimiliki Indonesia, saya adalah fans berat band yang berasal dari Palembang ini, tadinya saya kira jika mereka merilis album maka lirik lagunya tidak akan jauh dari kerasnya jalanan, maklum saya berkenalan dengan band ini lewat lagu W.K.G.G yang "beraroma" jalanan-alkohol-dan senjata tajam, tapi dugaan saya salah karena di album Suar Marabahaya ternyata mereka menyisipkan lagu dengan lirik ala band emo, singkatnya lagu BrokenHardRock ini adalah lagu heavy metal berlirik emo paling asyik yang pernah saya nikmati.

Oh iya, lagu ini paling yahud dinikmati kalau patah hatimu karena ditinggal seseorang tanpa alasan yang jelas, kemarahan dan sakit hati dalam balutan heavy metal!

"You try to be my compass, but I don't need your guide
Tell me I'm losing grip, but hey I'm on my way
I'm not the one, you said..and left me in the cold.
well, this one for you,
this BrokenHardRock Blues."

Foto ((AUMAN)) di Bandung Berisik 2013 yang saya ambil saat masih sebagai wartawan musik, ini konser ((AUMAN)) pertama dan terakhir yang pernah saya saksikan langsung karena pada awal 2015 kemarin mereka memutuskan untuk bubar. :((


2. Cause - Abyss 


Saya tahu band asal Bogor ini dari Soundcloud, biasalah... Kalau blog ada istilah blogwalking, nah kalau Soundcloud apa ya? Ah pokoknya begitulah, intinya saya suka dengar musik-musik baru dari Soundcloud (meskipun cuma sebagai pengguna pasif).

Abyss ini lagu Cause pertama yang saya dengar, semacam jatuh cinta dari first listening gitu, kalau kamu suka jenis musik perpaduan indie pop-folk-britpop mungkin band ini cocok buatmu, dan kalau lagi pengen melonkalis indies lagu Abyss ini bisa dijadikan rujukan, serius!

"I cannot breath the weights too heavy
There's no chance of you get by the side of me
You're way beyond the places i forgot to remember
That inside my world there is an abyss
Inside my eyes there is an abyss
Inside my eyes you've created an abyss"





3. Pee Wee Gaskins - Just Friends

Kamu pasti tahulah dengan band ini, saya mendengarkannya sejak 2008 karena penasaran majalah HAI yang pernah memasukkannya sebagai band indie terlaris di masa itu, sampai sekarang saya masih mendengarkan Pee Wee Gaskins karena musiknya selaras dengan usia saya.
Oh iya, salah satu alasan kenapa saya suka PWG adalah saat pertama mendengarkan lagu di EP nya di kala saya SMA, musik dan lirik mereka sangat high school pop punk sehingga langsung cocok dengan kuping saya saat itu.

Seiring berjalannya waktu, musik mereka saat ini jauh lebih dewasa tanpa harus menghilangkan warna pop punk yang menjadi pondasi mereka. Nah, lagu Just Friends ini sebetulnya bercerita tentang hubungan yang ternyata tidak lebih sebagai persahabatan, sebetulnya liriknya tidak terlalu "menyayat", tapi tanggal dirilisnya lagu ini sangat tepat -iya, kebetulan sekali- ketika saya dekat dengan seseorang yang pada akhirnya saya sadar nyaman bagi kami nyatanya hanya sebagai teman, istilah zaman sekarang Friendzone kali ya?

Lagu ini ada 4 versi, yang pertama rilis, lalu yang versi akustik, versi orkestra, dan yang terakhir adalah versi yang dimuat dalam album terbaru mereka : A Youth Not Wasted.
Saya sudah dengar semua versi, tapi yang menjadi favorit saya tetap versi yang paling pertama kali rilis, jadi yang saya posting ini adalah versi pertama yaaa.

"To every sleepless nights we’ve spent
Talking about our lives and understand
How you said that i’m one in a million"



4. The Adams - Just


Sebetulnya ini bukan lagu patah hati, justru ini lagu tentang kekaguman.

Tapi lagu ini justru saya nikmati saat saya patah hati.

Kenapa?

Jadi saya dulu pernah menjalin hubungan dengan seseorang dan salah satu hal yang kami sukai adalah berbagi lagu gombal puitis gitu, nah lagu ini adalah salah satu yang pernah saya bagi dan saya muat di playlist khusus yang isinya lagu-lagu hasil sharing kami berdua. Ini adalah lagu yang selalu menemani saya setiap kali akan menjemput dan mengantarnya pulang ketika kami bepergian ke manapun.

Tapi, karena ketidakcocokan kami berdua akhirnya memutuskan untuk berpisah.

Patah hati? Jelas... Dan bodohnya saya saat itu masih menyimpan lagu ini di playlist handphone, sehingga di fase berpisah itu saya malah mendengarkan lagu ini dan langsung muncul kenangan sebelum kami berpisah.

Semacam paradoks emosional atas halusinasi kenangan yang saya nikmati.

FYI, konon ini salah satu lagu terumit yang pernah dibuat The Adams, cara menikmati lagu ini adalah dengan menelan cabikan lirik yang dipadu dengan sayatan lead gitar di seluruh lagu.

"I want you hold me tight
I'll keep you satisfied
I hope that will be no more fight
Forever and ever by my side"



5. Fiersa Besari - April

Entah berapa banyak orang yang mengenal Fiersa Besari melalui karyanya yang ini, termasuk saya.

Menurut saya pribadi ini adalah lagu Fiersa Besari dengan lirik yang paling "moderat" dibanding karyanya yang lain, mengingat seniman asal Bandung ini sangat unik karena beberapa lagunya memang ada yang berlirik sangat cheesy-crunchy (Celengan Rindu, Hidup Kan Baik-Baik Saja) tapi ada juga dengan lirik yang membuat saya penasaran dari mana dia mendapatkan inspirasi seni merangkai kalimat sehingga menjadi kesatuan lirik yang keren! (Edelweiss, Rumah, Kau).
Lagu ini secara lirik Ibarat kopi yang tidak terlalu pahit tapi tidak terlalu manis, bukan persoalan rasa (lirik) tapi bagaimana menikmatinya.

Dengarkan lagu ini saat hatimu sedang mengharu biru, maka kamu akan mengerti apa maksud saya tentang keunikan dari Fiersa Besari.

"Coba tanya hatimu sekali lagi,
Sebelum engkau benar-benar pergi,
Masihkah ada aku di dalamnya?"



6. Melancholic Bitch - Tentang Cinta

Melancholic Bitch (Melbi) adalah band yang membuat saya yakin kalau kata yang tepat untuk Yogyakarta hanya satu : seni.
Sebagai penggemar berat dan pengoleksi album-albumnya, saya belum menemukan satupun lagu yang liriknya tanpa menggunakan metafora.

Lagu Tentang Cinta ini adalah lagu yang paling "ringan" secara lirik, karena cukup mudah untuk dimengerti.
Kalau Efek Rumah Kaca menelurkan lagu Cinta Melulu sebagai kritik mereka terhadap lagu-lagu cinta, maka lewat lagu ini Melbi justru mengkritisi orang yang jatuh cinta.

Setidaknya ini adalah lagu Indonesia terbaik yang pernah saya dengar ketika saya memutuskan cukup saat saya di fase akhir patah hati, tepatnya sih ini merupakan lagu yang menampar secara halus, karena toh hidup tidak selalu soal cinta, masih banyak yang bisa dilakukan.

Yeah, lets say it's a move on song.

"Tentang cinta yang membusuk di lagu-lagu
Tentang cinta yang “betapa ku merindukanmu”
Tentang cinta yang dengki dan kelam membisu
Tentang cinta yang tak juga habis-habis, tak kan juga habis-habis."

Melancholic Bitch di konser spesialnya di Bandung, beberapa tahun lalu.

Cuma pamer kalau saya punya kaos Melbi.


7. The Panasdalam - Salam Mantan

Semasa S1 di Bandung saya adalah salah satu simpatisan The Panasdalam, dengan imam besar Haji Mabrur Pidi Baiq saya memiliki dua kewarganegaraan, yaitu warga NKRI dan warga negara The Panasdalam Serikat.

Bukti kewarganegaraan The Panasdalam Serikat, ini KTP saya.

Sebagai simpatisan garis keras saya jelas bergabung dengan pasukan berani hidup di bawah bendera FPIKHB (Front Pembela Islam Kristen Hindu Buddha) sehingga kalau kamu lihat foto-foto saya sekitar 4-5 tahun lalu sebagian besar mengenakan kaos The Panasdalam karena saya kenal A Deni Mai sebagai penyalurnya.

Eh, ini kan cerita tentang lagu patah hati, oke deh balik ke topik asal.

The Panasdalam nyatanya juga sebuah band yang diisi oleh Haji Pidi Baiq, dengan prinsip "Majulah Musik Thailand" The Panasdalam sudah menelurkan banyak lagu yang memainkannya harus manusia karena semut tidak bisa.

Nah, lagu Salam Mantan ini adalah lagu The Panasdalam yang paling cocok untuk menemani kamu ketika sedang patah hati,
Saya tulis deh liriknya, tapi kamu juga harus dengar ya lagunya!

Kalau bertemu dengan dirinya, sampaikan salam dari mantannya.
Tolong sampaikan juga maaf dariku pernah bilang Si Anjing! padanya.
Sedang menurut aku pacar barunya seperti monyet merah pantatnya
 

*Kalau kamu mau tahu kejeniusan Pidi Baiq dalam menulis lirik untuk patah hatimu, coba cari lagunya yang berjudul Librani.






Nah itulah 7 lagu terbaik yang pernah saya nikmati saat patah hati,
Udah dulu ya, mau tidur karena sudah ngantuk, kalau enggak ngantuk mungkin saya tulis juga makanan kesukaan saya saat patah hati.


Eh eh, tapi sebelum saya tidur boleh minta sesuatu?
Saya mau tahu dong, apa saja lagu favorit kalian saat di fase yang menyebalkan ini? 

Terima kasyiiiih.
Share:

4 komentar:

  1. Dasar tempayan kedele... bisa aja

    BalasHapus
  2. mocca - life keeps on turning!

    loooosing youuuu is not the end of the worrrld, but its trueee that is definitely huuurrt~~

    BalasHapus