Cara Ampuh Terhindar Dari Bayar Parkir

Gara-gara tulisan saya beberapa hari yang lalu tentang tempat parkir, tidak sedikit teman-teman yang beranggapan kalau saya "sensi" dengan tukang parkir, kesimpulan ini didapat karena beberapa teman-teman di media sosial men-tag saya ke postingan yang berbau parkir, seperti artikel tentang biaya parkir di negara lain yang harganya ampun-ampunan, cerita tentang professornya temen yang kaget ternyata di Indonesia harus bayar parkir untuk sekedar ke minimarket, bahkan yang paling baru saya tadi di-tag tentang bayar parkir ditinjau dari sudut pandang agama.

Sebenarnya anggapan itu bisa benar bisa juga tidak, karena toh saya masih sering kok bilang terima kasih ke kang parkir yang he/she deserves for it, dan kang parkir yang layak harus memiliki beragam kriteria, misalnya lahan parkirnya jelas, ada karcis, mau bantu mengeluarkan sepeda motor yang kejepit atau menggeser sepeda motor yang ada di samping, kalau memungkinkan menaruh alas entah itu kardus atau apapun untuk menutupi jok sepeda motor saat terik matahari (optional, not a mandatory), dan yang paling penting adalah ramah.

Bukan tau-tau nongol, modal peluit, trus ngeloyor setelah dikasih uang. Saya tidak akan pernah ikhlas membayar parkir untuk hal ini.

Dan kalau kamu masih beranggapan "ah, cuma uang seribu dua ribu doang dipermasalahin" saya hargai pendapat kamu, tapi saya enggan menanggapinya, karena saya terlalu malas untuk mendebat.

***

Nah, karena saya sempat disangka cuma misuh-misuh tanpa solusi, okelah kali ini saya ingin berbagi solusi ampuh agar terhindar dari bayar parkir setengah hati.

Caranya?

Ya dengan datang ke tempat-tempat yang tidak dijaga parkir laah.

Mungkin kalian yang sedang membaca ini bingung, tempat mana sih (khususnya di Jabodetabek) yang enggak dijaga parkir zaman sekarang? Karena rasanya hampir pergi kemanapun sekarang ditagih bayar parkir, bukan begitu?

Aha! Di sinilah saya punya solusinya, dirangkum dari beragam litelatur klasik dari bermacam keilmuan (ilmu kanuragan, ilmu siluman monyet, dan ilmu cepat kaya)


Berikut tempat-tempat yang bebas bayar parkir (setidaknya di sekitar Jabodetabek):

1. Bengkel dealer sepeda motor

Pasti di pikiran kalian setelah liat poin ini adalah "ya wajarlaah, namanya dealer dan bengkel sepeda motor sudah seharusnya gratis parkir, karena kan buat pelanggannya sendiri"

Helloow kisanak, gimana kabarnya dengan bank? Memangnya kamu enggak pernah ditagih parkir sewaktu ke bank? Atau logis enggak ada kang parkir di minimarket yang ada tulisan PARKIR GRATIS?

Pilihan terhadap bengkel dealer motor sebagai tempat favorit terinspirasi dari kejadian beberapa minggu yang lalu ketika saya harus ke bengkel untuk perawatan rutin, saat itu karena bosan menunggu antrian servis saya iseng keluar dan beli minuman di minimarket seberang bengkel itu, dari minimarket itu saya mendadak seakan mendapat wahyu "wah, baru kali ini inyong bawa sepeda motor di Jabodetabek lalu ke minimarket enggak harus bayar parkir".

Bayangkan pemirsa, sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan ketika kita bisa belanja di minimarket dengan sepeda motor yang berada dengan aman di seberang kita, rasanya ingin berlama-lama di situ menikmati hidup yang telah Tuhan berikan, mukjizat itu benar ada, dan itu berkat parkir gratis di dealer motor!

Buat kalian yang merasa ini lebay, kalian harus tahu kalau di dekat tempat tinggal saya ada tempat pencucian mobil yang ada kang parkirnya,
Paham maksud saya?
Renungkan, tempat pencucian mobil, lalu bayar parkir...

Got it?

Kalau belum, coba dipikirkan lebih dalam.

Biar lebih jelas
2. Rel kereta api

Ini serius, sejauh ini saya belum pernah menemukan kang parkir berada di rel kereta api, okelah kalau mungkin terdengar aneh karena mana mungkin ada orang yang mau parkir di bantalan rel kereta api. Tapi hellooow.... Memangnya kamu pikir normal apa fenomena orang yang nonton konser pake helm tapi naik motor pake peci? Kan sama ajeeh.

Oke enggak harus deh persis di relnya, cukup di pinggir rel aja, dan ini adalah hal-hal yang harus kamu lakukan kalau parkir motor di pinggir rel tanpa harus bayar parkir:

  • Pastikan jarak antara sepeda motor dengan rel cukup mepet tanpa harus kesenggol kereta yang akan lewat, tujuannya agar kamu terbiasa memperhitungkan segalanya, yaaa kayak temen yang udah lama enggak ketemu trus tau-tau ngehubungi buat prospek MLM, temen sendiri dihitung sebagai aset.
     
  • Cari rel kereta yang jauh dari pemukiman penduduk, karena biasanya makin sepi makin jarang ada kang parkir, terowongan kereta api yang panjang bisa dijadikan pilihan untuk hal ini, karena selain gelap juga tidak memungkinkan untuk kang parkir mendadak nongol saking jauhnya.
     
  • Jika tidak memungkinkan, kamu tetap bisa menggunakan rel kereta yang berada di tengah kota. Kamu pasti mikir "Enggak bisa dong! Diusir petugasnya!"
    Hahaha, cobalah sedikit kreatif, Ricardo Batistuta. Logikanya kan kalau kamu diusir petugas berarti kamu ketahuan saat mau parkir sepeda motormu, nah, hal yang bisa dan harus kamu lakukan adalah mendadani sepeda motormu sampai mirip dengan gerbong kereta api, semacam kamuflase gitu, lalu gimana cara sepeda motor mirip gerbong kereta api? Ya saya enggak tahu, kamu pikirin aja sendiri, biar sibuk.

Di rel kereta mah bebas parkir


3. Kolam lele

Kalau kamu beranggapan lele hanya bisa untuk dimakan oooh jelas kamu salah Romario Gonzales. Ibarat fenomena gunung es, kegunaan lele yang bisa dikonsumsi itu hanyalah permukaan atasnya saja, sedangkan permukaan bawahnya malah banyak yang tidak kita sadari, contohnya ya penggunaan kolamnya untuk tempat parkir.

Sama seperti rel kereta api, dari lahir sampai tulisan ini diketik, saya belum pernah menemukan ada kang parkir di kolam lele, yang saya tahu banyaknya justru di warung pecel lele, heran saya kenapa tidak ada yang tertarik untuk ngejogrog di dalam kolam lele dengan alesan "daerah kekuasaan gue nih"

Tapi pemirsa, justru dari itu, sebagai pengguna sepeda motor inilah momen emas kita untuk terhindar dari keharusan mengeluarkan uang, kalau dulu seringnya kita merasa kecele karena kang parkir di tempat yang bertuliskan PARKIR GRATIS, kini saatnya kita kadalin mereka, semacam our sweetest revenge :)

Saya memberi referensi ini bukan tanpa alasan, jelas ada keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan parkir di dalam kolam lele, yaitu:
  • Gratis. Seperti yang sudah disebutkan di atas, karena tidak ada kang parkir, maka dapat dipastikan kamu tidak harus mengeluarkan uang sepeserpun, coba kita kalkulasikan, dalam sekali parkir sepeda motor di Jabodetabek biasanya 2000 rupiah dimana rata-rata dalam sehari kita bisa sampai 3x parkir, yang kalau dihitung:
    2000 x 3 = 6000
    Berarti ada 6000 rupiah yang kita keluarkan setiap hari untuk bayar parkir.


    Nah, sekarang kita hitung untuk sebulan:
    6000 x 30 = 180,000
    Wow, ada 180,000 rupiah yang kita keluarkan untuk bayar parkir dalam sebulan.


    Lanjut, kita hitung dalam setahun:
    180,000 x 12 = 2,160,000
    Fantastik! Ada Dua Juta Seratus Enam Puluh Ribu Rupiah yang kita keluarkan dalam setahun untuk bayar parkir!


    Oke, lanjut hitung dalam kurun waktu sepuluh tahun:
    2,160,000 x 10 = 21,600,000
    Amazing! Dalam sepuluh tahun kita mengeluarkan Dua Puluh Satu Juta Rupiah untuk bayar parkir!


    Kurang? Oke lagi, kita hitung dalam kurun waktu 50 tahun:
    21,600,000 x 5 = 108,000,000
    Sableng! Dalam waktu setengah abad kita sudah mengeluarkan lebih dari SERATUS JUTA RUPIAH untuk bayar parkir sepeda motor!

    Oh iya, ini dengan catatan baru biaya minimalnya ya, toh saya yakin kalau kamu yang bawa sepeda motor bisa lebih dari 3x dalam sehari bayar parkir, bener enggak?

    Lalu apa tujuan saya mengkalkulasikan ini semua? Enggak apa-apa, iseng aja biar kalkulator di hape ada fungsinya.

  • Aman. Larena letaknya yang berada di daerah perairan, saya yakin tidak ada maling yang mau untuk berenang mengangkat sepeda motormu dari keluar dari kolam, jangankan nyolong motor, ngambil helm atau botol minum yang tergantung di gantungan juga kayaknya ogah.

    Tapi advantage keamanan ini jelas bukan tanpa tantangan, kamu dituntut untuk bisa berenang dan menahan nafas agak lama, karena bisa jadi sebagian dari kamu butuh menambahkan gembok tambahan di cakram roda demi keamanan, nah untuk mencangklongkan gembok itu kan jelas kamu harus menyelam, di situlah keterampilan dalam menyelammu diuji, kalaupun kamu tidak bisa menahan nafas agak lama, kamu bisa membekali diri dengan tabung oksigen yang sering dipakai untuk diving di laut.
  •  
Kurang lebih seperti ini tabung selam, bisa dibeli online

  • Bersih. Salah satu fungsi air yang paling utama adalah membersihkan, begitu pula dengan kolam lele, bayangkan, selain dapat menekan pengeluaran tidak terduga untuk bayar parkir, dengan menaruh sepeda motor di dalam kolam lele kamu berarti kamu juga bisa menambah pundi-pundi sebagian imanmu di sepeda motor.

    Kamu tidak harus pergi ke pencucian sepeda motor hanya untuk membersihkan kotoran yang menempel entah di spakbor, lampu, spion, atau speedometer motormu yang jelas harus mengeluarkan uang, belum lagi kalau tempat pencuciannya ada kang parkir seperti yang saya ceritakan di atas, karena cukup parkir di dalam kolam, tinggalkan, eeeh pas diambil sudah bersih kembali.


Sekedar ilustrasi, sumber: http://gambar-rumah.com/



Nah, bagaimana teman-teman? Cukup bermanfaat bukan tips dari saya? Sudahlaah akui saja kalau kalian terkesima dan merasa tercerahkan dari postingan saya ini.

Eh, tapi saya pengen tahu nih, kira-kira kalian ada alternatif lain enggak tempat yang bisa dijadikan parkir tanpa harus bayar parkir?
Share:

0 komentar:

Posting Komentar